SEPUTARMURIA.com, WEDARIJAKSA – Diduga karena tidak boleh masuk pagar pembatas dalam acara pentas dangdut, dua orang pemuda tega menganiaya temannya sendiri, yakni RTW (41) warga Desa Nguren Rejo, Kecamatan Wedarijaksa. Akibatnya, korban mengalami luka-luka pada tubuhnya dan luka memar di bagan kepala.

 

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku berinisial HR (28) dan DPS (22) yang merupakan tetangga korban, kami amankan Selasa (12/09/2017) malam,” jelas Kapolres Pati, AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Wedarijaksa, AKP Sulistyaningrum, Rabu (13/9/2017).

 

Lebih lanjut, penganiayaan tersebut terjadi pada tanggal 3 September lalu. Lantaran, para pelaku tidak terima karena dilarang masuk pagar dangdut kala itu. Padahal, korban juga merupakan salah satu anggota dalam pelaksanaan pentas dangdut tersebut.

 

“Anehnya, para pelaku kemudian mencari korban hingga terjadi percecokan dan dilanjut dengan aksi penganiayaan,” sebutnya.

 

Saat ini, masing-masing pelaku diamankan petugas di rumahnya. Pasalnya, akibat perbuatan pelaku, korban mengalami luka robek pada pelipis sebelah kiri, memar pada dahi dan mata sebelah kiri.

 

“Para pelaku bakal terjerat Pasal 170 KUHP Subsidair 351 KUHP tentang, secara bersama-sama di muka umum melakukan kekerasan terhadap orang atau penganiayaan,” tandasnya. 

 

Penulis: Nur Kholis