SEPUTARMURIA.com, REMBANG – Paska dikeluarkannya Permendagri nomor 12 tahun 2017 mengenai wacana penghapusan unit pelaksana teknis (UPT) Dinas Pendidikan pada Oktober 2017, ribuan sekolah tingkat SD hingga kelompok belajar di Rembang dipastikan bakal kelimpungan.

Saat ditemui di kantor Bupati Rembang, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Akhsanudin mengutarakan, untuk menghadapi itu, pihaknya akan membicarakan hal itu kepada pimpinan.

“Kita masih menganalisa dan menunggu keputusan pemerintah daerah,” katanya, Rabu (13/9/2017).

Selain itu, pihaknya juga telah menginformasikan Permendagri tersebut kepada UPT yang ada di wilayahnya di saat rapat.

“Mengenai itu (Permendagri) saya sering menyampaikan ke 14 Kepala UPT saat rapat. Sehingga nantinya di saat pemberlakukan penghapusan UPT di bulan Oktober juga tahu,” paparnya.

Hanya saja, saat ini pihaknya masih menggodok mengenai Permendagri Nomor 12 Tahun 2017 tersebut.

“Tentunya itu juga harus diambil jalan yang baik. Sebab itu akan berimbas pada pelaporan SPJ bantuan operasional sekolah (BOS) di sekolah, status kepegawaian pegawai UPT, aset UPT, struktur kepegawaian dan lainnya,” pungkasnya.

Perlu diketahui, di Rembang terdapat 14 UPT Diinas Pendidikan. Setiap UPT diketahui menaungi sekitar 80 hingga 100 lembaga pendidikan baik mulai dari KB hingga SD dan MI.

Penulis: Edy Sutriyono